UA-35503713-1
Facebook Twitter Gplus Google Maps E-mail
Home NEWS/ARTICLE Kebakaran Hutan di Sumatera Selatan

di Sumatera Selatan

Kebakaran Hutan di Sumatera Selatan – alat pemadam api – CV Amare Aqila – alatpemadamapi.biz

Akibat meluasnya setiap terjadi kebakaran hutan di Sumatera Selatan, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) hujan buatan untuk lebih mempercepat turunnya hujan diwilayah kebakaran hutan palembang di Sumatera SelatanProvinsi Sumatera Selatan. Cara ini dilakukan agar mengatasi terjadinya kebakaran hutan dan titik panas yang sering terjadi di wilayah tersebut yang selalu saja meningkat. Selain itu, juga untuk menghindari terjadinya kebakaran yang lebih luas di lahan gambut, terutama daerah terpencil. Kepala UPT Hujan Buatan BPPT F Heru Widodo mengatakan Minggu (7/10) di Palembang, hujan buatan dilakukan berdasarkan data-data yang dikumpulkan dari berbagai pihak terkait, termasuk permintaan dari Pemprov Sumsel. “Kita akan melakukan penyemaian atau hujan buatan di beberapa daerah yang memiliki titik api dan sulit dijangkau, baik oleh tim darat maupun water bombing,” ujar dia dibincangi usai menghadiri pelepasan operasi udara TMC. Operasi ini, kata Heru, akan berlangsung selama 15 hari dengan menggunakan satu unit pesawat jenis CASA 212-200 milik TNI AD, dan dapat dilanjutkan atau diperpanjang sesuai kebutuhan di lapangan. Setiap harinya akan dilakukan penyemaian 800 kg hingga 1 ton garam di udara. “Anggaran yang dikucurkan untuk melakukan hujan buatan di Sumatera Selatan ini berjumlah Rp. 1,3 milliar. Di mana, setiap harinya menghabiskan dana sekitar Rp. 113-114 juta yang berasal dai BNPB,” kata dia. Disinggung kenapa baru sekarang melakukan hujan buatan, dia menuturkan, beberapa waktu lalu pihaknya tengah fokus melakukan hujan buatan di Provinsi Riau, Jambi dan Kalimantan Tengah.” itulah sebabnya kami baru dapat melakukan hujan buatan di Sumatera Selatan,” katanya. Terkait surah hujan yang terjadi di Sumatera Selatan beberapa hari terkahir, ia mengaku, hujan tersebut terjadi akibat adanya badai di daerah Kelimantan yang terbawa ke daerah Indonesia bagian barat. Akibatnya, di beberapa wilayah, seperti Sumatera Selatan, Lampung dan Jawa mengalami hujan.

Sumber : www.suarapembaharuan.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>